
Majenang, 16 Juli 2025 – Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA) sukses menggelar acara pelepasan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan Internasional Angkatan XV Tahun 2025. Acara yang mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengabdian Global yang Inovatif dan Berkelanjutan” ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INSIMA di halaman kampus pada Rabu, 16 Juli 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
KKN Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri Majenang berfokus pada relevansi Ekoteologi dan Pemberdayaan Masyarakat, mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, dengan isu-isu lingkungan dan keberlanjutan dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Lokasi kegiatan KKN Reguler INSIMA Angkatan XV akan difokuskan di 2 provinsi yang mencakup 3 kabupaten dan 9 desa. Dan KKN Internasional di MALAYSIA. Dengan penuh kebanggaan, rektor INSIMA melepas 100 mahasiswa KKN Reguler dan KKN Internasional dan diterima oleh bupati cilacap yang diwakilkan oleh camat Majenang. Dr. H. Masngudi, M.E.I. selaku Rektor INSIMA dalam sambutannya menekankan, “KKN tahun ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah misi strategis untuk menciptakan dampak nyata di masyarakat lokal maupun global melalui pendekatan inovatif.”
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Camat Majenang Aji Pramono, S.STP., M.M. yang  membacakan sambutan bupati cilacap Dan berpesan agar mahasiswa dapat menggali semua potensi desa Dan mengatasi masalah sosial sesuai fokus KKN. Turut hadir Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Cilacap yang di wakilkan oleh Muh. Husnul Maab, S.Sos. M.Si., Kapolsek dan Koramil Majenang, serta Para Masyaikh Pondok Pesantren Miftahul Huda Cigaru yang memberikan doa restu. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh berbagai pihak terhadap program pengabdian masyarakat ini. Acara pelepasan ditandai dengan pelepasan balon serta merpati sebagai simbol semangat pengabdian yang mengudara.

KKN Reguler Angkatan XV akan melaksanakan berbagai program unggulan seperti pengembangan UMKM digital, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, dan konservasi lingkungan. Sementara KKN Internasional akan fokus pada program pertukaran budaya, penguatan pendidikan Islam global, serta pengembangan kewirausahaan sosial di lima negara tujuan. “Kami mendorong mahasiswa untuk menciptakan solusi kreatif yang berkelanjutan,” ujar Pipit Muliyah, M.Pd., Ketua LPPM INSIMA.
Camat Majenang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi, “Program KKN INSIMA ini sejalan dengan visi pembangunan daerah kami. Kami berharap pengabdian mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.” Pernyataan ini diperkuat dengan penyerahan bantuan simbolis berupa produk lokal sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.

Acara pelepasan  ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para Masyaikh dan foto kenangan dengan bendera negara tujuan KKN Internasional. Dengan semangat “Dari Majenang untuk Dunia”, INSIMA kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan berwawasan global. Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di berbagai belahan dunia.














