Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA) telah menyelenggarakan kegiatan pendampingan digital marketing bagi pelaku usaha konveksi Zafirah Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 20 Februari 2024 ini merupakan implementasi dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan tim dari prodi MBS.
Pendampingan difokuskan pada pembuatan dan pengoptimalan akun usaha di berbagai platform marketplace. Melalui kegiatan ini, tim prodi MBS membantu Zafirah Indonesia dalam memperluas jangkauan pemasaran secara digital, sehingga dapat bersaing di era ekonomi digital. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan mentoring intensif dan workshop praktis.
Selama pendampingan, tim prodi MBS tidak hanya membantu pembuatan akun di platform marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak, tetapi juga memberikan pelatihan manajemen toko online, strategi branding produk, serta teknik digital marketing yang sesuai dengan prinsip bisnis syariah. Pendampingan juga mencakup penyusunan konten pemasaran yang menarik dan efektif.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pemilik Zafirah Indonesia. “Berkat pendampingan dari prodi MBS INSIMA, kami tidak hanya memiliki akses ke pasar digital yang lebih luas, tetapi juga memahami strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan nilai-nilai syariah,” ujarnya. Dampak positif langsung terlihat dengan peningkatan penjualan dan perluasan jaringan pemasaran.
Ketua Prodi MBS INSIMA menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi untuk berkontribusi dalam pengembangan UMKM berbasis syariah. “Kami akan terus mendukung pengembangan usaha seperti Zafirah Indonesia melalui berbagai program pendampingan yang berkelanjutan,” tegasnya. Rencana ke depan, prodi MBS akan mengembangkan kemitraan dengan lebih banyak pelaku UMKM di wilayah Jawa Tengah.














