Cilacap – Dalam upaya memperkaya wawasan praktis dan memperkuat link and match dengan dunia pendidikan dasar, Bapak Galih Prayoga, M.Pd., dosen INSIMA, telah mengikuti kegiatan Praktik Mengelola Ekstrakurikuler di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Guru Madrasah Ibtidaiyah (AGMI) pada tanggal 5 April 2025 di MI Nurul Huda, Cilacap ini, berfokus pada implementasi manajemen ekstrakurikuler yang efektif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik usia dini.
Praktik ini tidak hanya membahas teori pengelolaan, tetapi juga langsung menerapkan berbagai model pembinaan ekstrakurikuler, mulai dari kepanduan (Pramuka), seni budaya, keagamaan, hingga sains club. Peserta diajak untuk terlibat aktif dalam perencanaan program, metode pembinaan, hingga evaluasi perkembangan peserta didik melalui kegiatan non-akademik.
Partisipasi aktif Bapak Galih Prayoga, yang selama ini aktif dalam pengembangan pendidikan karakter, merupakan wujud komitmen INSIMA untuk membekali dosen dengan pengalaman lapangan yang aktual. Hal ini penting untuk menjaga relevansi materi perkuliahan dengan kebutuhan riil di satuan pendidikan, khususnya di jenjang dasar dan madrasah.
“Pengalaman langsung mengelola ekstrakurikuler di MI ini memberikan insight yang sangat berharga. Saya memahami lebih dalam bagaimana merancang program yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu mengembangkan karakter, soft skills, dan nilai-nilai spiritual peserta didik. Praktik baik ini akan saya integrasikan dalam perkuliahan untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi calon pendidik yang lebih komprehensif,” tutur Bapak Galih.
Dengan adanya kegiatan ini, INSIMA terus berkomitmen untuk mendorong para dosennya agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang dapat ditularkan kepada mahasiswa. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi INSIMA dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.














