BerandaInformasi KampusSalem: Menyemai Peluang Kerja di Negeri Atas Awan

Salem: Menyemai Peluang Kerja di Negeri Atas Awan

Di tengah struktur sosial yang bergerak dengan kecepatan digital, generasi muda di wilayah pedesaan kerap berhadapan dengan kecemasan struktural. Ada bayang-bayang masa depan dan keterbatasan lapangan kerja yang melahirkan dilema sosiologis yang nyata. Sistem pendidikan di masa lalu seringkali mewariskan pola pikir yang menuntut anak muda untuk semata-mata menjadi pencari kerja (job seeker). Padahal, realitas ekonomi hari ini menuntut sebuah transformasi nalar yang radikal; mencetak individu yang berani mendobrak tradisi dan menjadi pencipta kerja (job creator).

Kesadaran kultural inilah yang berhasil dihidupkan oleh mahasiswa KKN INSIMA di Desa Salem. Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Gedung MWCNU Kecamatan Salem Kabupaten Brebes—yang juga merupakan Kampus 3 INSIMA—bertransformasi menjadi ruang dialektika yang padat gagas. Berkolaborasi dengan jejaring Fatayat NU dan Pemuda Ansor se-Kecamatan Salem, mahasiswa menggelar sebuah forum intelektual bertajuk “Transformasi Mindset dari Job Seeker Menjadi Job Creator dan Sistem Pengendalian Manajemen Organisasi”.

Ruangan tersebut disesaki oleh energi anak-anak muda dan elemen masyarakat yang menolak pasrah pada determinasi keadaan. Kegiatan di hari Sabtu ini menjelma bak tradisi malam minggu mikir, di mana alih-alih menghabiskan akhir pekan secara pasif, ruang komunal digunakan sebagai kalender perjumpaan untuk membedah masalah ekonomi secara kritis.

Memandu diskursus tersebut, Farhan Ananda Ramadhan, S.A.B., M.M., CEO & Founder UPotensi sekaligus Pendamping UMKM, membedah realitas kewirausahaan dengan ketajaman analisis namun tetap membumi. Ia memantik keberanian peserta dengan menekankan bahwa modal utama membangun usaha bukanlah kapital semata, melainkan keberanian merespons peluang dan kelihaian berinovasi.

Namun, keberanian tanpa struktur manajerial seringkali berujung pada kejatuhan. Di titik inilah Bayu Sudrajat, S.E.Sy., M.H., Kepala Program Studi Manajemen Bisnis Syariah IAI K.H. Sufyan Tsauri Majenang, menguatkan fondasi materi. Beliau mengurai cetak biru bagaimana membangun sistem pengendalian manajemen yang terstruktur—mulai dari perencanaan yang matang, pengorganisasian, hingga evaluasi berkesinambungan—agar sebuah entitas usaha dapat bertahan melintasi tantangan zaman.

Diskusi dan tanya jawab mengalir deras, membongkar tantangan riil dunia kerja dan merumuskan strategi pengorganisasian di era modern. Lewat penguatan kapasitas sumber daya manusia dan semangat kewirausahaan ini, inisiatif KKN di Desa Salem merepresentasikan wajah INSIMA yang sesungguhnya. Yakni, sebuah perguruan tinggi progresif yang unggul dalam kajian studi Islam humanis, yang tidak sekadar memproduksi lulusan berijazah, melainkan melahirkan pemikir sekaligus praktisi yang siap membangun perekonomian masyarakat dari akar rumput.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments