BerandaKabarMahasiswa INSIMA Lolos Seleksi Internasional "Santri Mendunia" ke Tiga Negara

Mahasiswa INSIMA Lolos Seleksi Internasional “Santri Mendunia” ke Tiga Negara

MAJENANG – Kabar membanggakan kembali datang dari kampus Institut Agama Islam (IAI) KH. Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA). Salah satu mahasiswi terbaiknya, Zayyina Ashfi Aqolbina Musaddad, resmi dinyatakan lolos dalam seleksi akhir program International Conference Santri Mendunia yang akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus: Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Menariknya, tiket menuju kancah internasional ini berhasil diraih Zayyina berkat fokus penelitian dan pengabdiannya yang mengangkat tema krusial, yakni “Penyelesaian Sengketa Waris Berdasarkan Hukum Islam di Masyarakat, serta Hukum Islam terkait Wasiat dan Hibah dalam Keluarga.”

Melalui gagasan riset dan advokasi sosial inilah, Zayyina berhasil menyisihkan ratusan kompetitor lainnya. Berdasarkan pengumuman resmi panitia, seleksi tahun ini diikuti oleh 216 pendaftar yang berasal dari berbagai pesantren, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan ternama di seluruh Indonesia.

Perjalanan Zayyina menuju forum lintas negara ini tidaklah mudah. Ia harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, di mana ia menguji dan mempresentasikan kedalaman kajiannya mengenai hukum keluarga Islam. Tahapan tersebut meliputi:

– Seleksi Administrasi: Penilaian berkas, rekam jejak akademik, serta portofolio pengabdian di masyarakat.
– Konten Video: Kreativitas dalam mengedukasi dan menyampaikan gagasan resolusi sengketa waris melalui media visual.
– Penulisan Essay: Uji kedalaman berpikir dan analisis kritis tertulis mengenai penyelesaian konflik wasiat dan hibah dalam lingkup keluarga.
– Wawancara: Tahap akhir untuk menguji wawasan keilmuan, kemampuan berbahasa, dan kesiapan mental dalam mempertahankan hasil risetnya di hadapan penguji.

 

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kajian akademik dan pengabdian mahasiswa INSIMA memiliki relevansi solutif serta daya saing yang tinggi di tingkat internasional. Partisipasi Zayyina dalam forum ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran global terkait penyelesaian sengketa keluarga berlandaskan hukum Islam, memperkuat jejaring (networking), serta membawa semangat santri Indonesia ke panggung dunia.

Pimpinan dan seluruh sivitas akademika INSIMA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya serta doa terbaik untuk kelancaran kegiatan delegasi di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

“Prestasi Zayyina yang membawa gagasan resolusi konflik keluarga ke ranah global adalah kebanggaan bagi almamater. Semoga capaian riset dan pengabdian ini menjadi pemantik motivasi bagi seluruh mahasiswa INSIMA lainnya untuk terus berprestasi, berani melangkah ke level internasional, dan mengharumkan nama kampus tercinta,” ungkap Dr. H. Masngudi, M.E.I, selaku Rektor INSIMA.

Senada dengan Rektor, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (FSEBI), ‘Ainul Imronah, M.E, juga memberikan apresiasinya.

“Prestasi Zayyina sangat membanggakan FSEBI. Risetnya membuktikan bahwa santri yang penuh inovasi mampu memberikan solusi nyata atas problematika hukum waris dan hibah di tengah masyarakat.”

Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen INSIMA dalam mendukung mahasiswa untuk terus aktif dalam kegiatan pengembangan diri, penelitian kolaboratif, dan pengabdian masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments