Lewati ke konten

Sinergi Raker IAI K.H. Sufyan Tsauri Majenang Akselerasi Akreditasi Unggul

Beranda / Informasi

Institut Agama Islam (IAI) K.H. Sufyan Tsauri Majenang kembali menegaskan komitmen mutu kelembagaannya melalui perhelatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dan Rapat Kerja Tahunan (Raker) Tahun Akademik 2026-2027. Agenda maraton yang diselenggarakan pada akhir September 2026 ini bukan sekadar pemenuhan rutinitas administratif, melainkan sebuah momentum evaluasi diri yang objektif dan strategis bagi seluruh unit kampus. Dipimpin langsung oleh Rektor Dr. H. Masngudi, M.E.I., forum ini membedah capaian kinerja secara transparan guna merumuskan arah kebijakan kampus yang lebih maslahat.

Salah satu diskursus krusial yang menjadi agenda utama Raker kali ini adalah akselerasi pencapaian Akreditasi Unggul, khususnya bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah (ESY), dengan target realisasi pada awal tahun 2028. Rektor menegaskan bahwa pencapaian akreditasi tersebut merupakan target prioritas yang menuntut keseriusan dan sinergi dari seluruh elemen sivitas akademika. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, IAI K.H. Sufyan Tsauri Majenang tengah memfasilitasi peningkatan rasio dosen bergelar doktor melalui skema kerja sama dengan UIN Gusdur untuk enam orang calon, serta mengawal proses percepatan empat dosen menuju jabatan fungsional Lektor Kepala.

Di samping penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kualitas akademik juga didorong secara sistematis melalui pemutakhiran kurikulum. Sinkronisasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) kini tengah diberlakukan secara masif di setiap fakultas. Lebih jauh, optimalisasi kewajiban Tridarma Perguruan Tinggi dipertegas dengan mendorong para dosen tetap untuk memproduksi luaran akademik yang berdampak, seperti penerbitan artikel ilmiah pada jurnal berindeks Sinta 2 dan 1, penyusunan book chapter, hingga pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bagian integral dari pemenuhan standar mutu.

Dalam ranah pelayanan publik dan pengembangan infrastruktur, temuan dari Audit Mutu Internal (AMI) secara terbuka direspons sebagai pijakan utama untuk berbenah. Peningkatan sarana digital dan infrastruktur literasi menjadi sorotan penting, mencakup pemerataan kelayakan jaringan WiFi dengan kecepatan minimum 5mbps per pengguna, perbaikan fasilitas sanitasi, hingga perluasan area kanopi. Secara khusus, revitalisasi fungsi perpustakaan juga dimandatkan agar tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku. Ke depan, UPT Perpustakaan dan Media Informasi ditargetkan untuk menyelenggarakan pembaruan referensi bacaan serta menginisiasi program pendampingan literasi dan aktivasi ruang perpustakaan minimal dua kali dalam satu semester.

Pada aspek keberlanjutan institusi dan penerimaan mahasiswa baru (PMB), Ketua Yayasan memberikan arahan tajam mengenai pentingnya penguatan identitas INSIMA kampus progresif. Dengan modal sosial dan aset strategis berupa tanah wakaf di sekitar Dawamancung, institusi dituntut untuk tampil lebih percaya diri dan tidak lagi terkesan “menyembunyikan diri”. Optimalisasi jejaring alumni yang tangguh, pelacakan lulusan (tracer study), serta pemanfaatan potensi edukasi dari sekolah-sekolah di bawah naungan pesantren, dirumuskan sebagai pendekatan strategis yang akan dieksekusi secara terukur. Melalui kolaborasi antarunit yang kokoh serta kepatuhan pada regulasi KEMENAG RI, IAI K.H. Sufyan Tsauri Majenang terus bergerak melangkah mewujudkan ekosistem pendidikan yang tangguh, unggul, dan relevan dengan tantangan zama