BerandaInformasi KampusKegiatan MahasiswaInovasi Mahasiswa INSIMA: Belajar Seru dengan Ular Tangga Daur Ulang

Inovasi Mahasiswa INSIMA: Belajar Seru dengan Ular Tangga Daur Ulang

Rabu, 6 Agustus 2025 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) INSIMA bekerjasa sama dengan SD Negeri 1 Maruyungsari berhasil mengimplementasikan program kerja individu unggulan bertajuk “Belajar Seru dengan Ular Tangga Edukatif dari Banner Bekas”. Kegiatan yang dilaksanakan hari ini menghadirkan terobosan baru dalam metode pembelajaran kreatif sekaligus kampanye daur ulang limbah banner.

Program ini dirancang sebagai solusi atas tantangan pembelajaran konvensional dengan menghadirkan media edukasi interaktif berbasis permainan. Media pembelajaran inovatif ini memanfaatkan banner bekas yang diubah menjadi papan permainan ular tangga berukuran 3×3 meter, dilengkapi dengan berbagai pertanyaan edukatif sesuai kurikulum sekolah. “Ini adalah bentuk konkret implementasi merdeka belajar dimana siswa bisa menyerap pengetahuan melalui cara yang menyenangkan,” jelas Muhamad Habib, M.S.I., Dosen Pembimbing Lapangan KKN.

Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahap utama: pembuatan media, pembelajaran interaktif, dan evaluasi. Tim KKN terlebih dahulu menyiapkan media dengan memodifikasi banner bekas menjadi papan permainan raksasa, dilengkapi dengan dadu besar dan pion manusia. Materi pembelajaran mencakup pelajaran Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia yang disesuaikan dengan tingkat kelas 3-5 SD.

Siswa SDN 1 Maruyungsari menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka dibagi dalam kelompok kecil yang saling berkompetisi menjawab pertanyaan-pertanyaan edukatif setiap kali pion mereka mendarat di kotak tertentu. “Saya tidak menyangka belajar bisa seseru ini. Jawab soal jadi lebih semangat karena sambil bermain,” ujar salah satu siswa kelas 4 dengan wajah berseri-seri.

Selain aspek akademik, program ini juga menekankan nilai-nilai pendidikan karakter. Melalui permainan kelompok, siswa belajar tentang kerjasama tim, sportivitas, dan kemampuan sosial. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini sekaligus menjadi media edukasi lingkungan tentang pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas.

Kepala SDN 1 Maruyungsari menyambut baik inisiatif ini. “Media pembelajaran seperti ini sangat dibutuhkan sekolah kami. Selain hemat biaya karena memanfaatkan bahan bekas, juga sangat efektif meningkatkan semangat belajar siswa,” ungkapnya. Beberapa guru bahkan menyatakan akan mengadopsi metode ini untuk pembelajaran sehari-hari.

Program kerja individu ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN Tematik INSIMA yang berfokus pada pengembangan pendidikan dasar.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments