BerandaKabarINSIMA Go Global: Dosen INSIMA Arum Rindu Sekar Kasih Presentasikan Riset tentang...

INSIMA Go Global: Dosen INSIMA Arum Rindu Sekar Kasih Presentasikan Riset tentang Ibu Muslim yang Bekerja pada WCWS 2026 di Thailand yang Diikuti 37 Negara

Chiang Mai, Thailand – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dosen Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA), Arum Rindu Sekar Kasih, M.A., yang berhasil mempresentasikan hasil penelitiannya dalam ajang internasional The 12th World Conference on Women’s Studies (WCWS) 2026 yang diselenggarakan pada 28–30 Mei 2026 di Chiang Mai, Thailand.

Konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh The International Institute of Knowledge Management (TIIKM)tersebut merupakan salah satu forum akademik internasional bergengsi dalam bidang kajian perempuan dan kesetaraan gender. Tahun ini, WCWS diikuti oleh peserta dari 37 negara, yang terdiri atas akademisi, peneliti, aktivis, mahasiswa, serta pembuat kebijakan dari berbagai belahan dunia.

Dalam konferensi tersebut, Arum Rindu Sekar Kasih mempresentasikan paper berjudul “The Relationship between Language and Visuals in Constructing the Discourse of Working Muslim Mothers in Sharenting Content.”Penelitian ini ditulis bersama Prof. Dr. Suhandano, M.A. dan Dr. Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum. DEA. dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Paper tersebut mengkaji bagaimana bahasa dan visual yang digunakan dalam konten sharenting di media sosial membentuk konstruksi wacana mengenai identitas ibu Muslim pekerja. Fenomena sharenting sendiri merujuk pada aktivitas orang tua yang membagikan foto, video, maupun cerita tentang anak-anak mereka melalui platform digital. Melalui pendekatan analisis wacana multimodal, penelitian ini berupaya mengungkap bagaimana identitas perempuan, peran keibuan, dan tuntutan pekerjaan direpresentasikan dalam ruang digital.

Presentasi penelitian dilakukan pada 29 Mei 2026 dalam Technical Session 09: Feminisms, Representation, and Intersectional Identity III yang dipimpin oleh Dr. Wan Teng Lai dari Universiti Sains Malaysia. Dalam sesi tersebut, paper yang dipresentasikan memperoleh kesempatan untuk didiskusikan dan dievaluasi oleh para pakar internasional, termasuk Prof. Jyoti Sharma dari TIIKM yang bertindak sebagai juri. Keterlibatan akademisi internasional dalam proses evaluasi ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan standar ilmiah konferensi tingkat dunia tersebut.

Keikutsertaan Arum Rindu Sekar Kasih dalam forum internasional ini merupakan bagian dari perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Partisipasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa dosen INSIMA mampu berkontribusi dalam diskursus akademik global melalui penelitian yang relevan dengan perkembangan sosial dan budaya kontemporer.

Rektor dan sivitas akademika INSIMA menyambut baik capaian tersebut sebagai wujud komitmen institusi dalam mendorong budaya akademik, penelitian, dan publikasi internasional. Kehadiran dosen INSIMA dalam forum ilmiah dunia diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas penelitian yang berdampak bagi masyarakat.

WCWS sendiri telah menjadi konferensi tahunan yang mempertemukan para pemerhati isu perempuan dari berbagai negara. Pada tahun sebelumnya, konferensi ini diselenggarakan di Bali, Indonesia, sementara penyelenggaraan tahun 2027 direncanakan akan berlangsung di Kamboja. Keberlanjutan konferensi ini menunjukkan semakin kuatnya perhatian komunitas global terhadap isu kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan keadilan sosial.

Melalui partisipasi dalam WCWS 2026, INSIMA kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkiprah di tingkat internasional dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang responsif terhadap berbagai isu kemanusiaan dan sosial. Sebuah langkah nyata bahwa INSIMA semakin siap melangkah menuju kampus yang unggul, berjejaring global, dan berkontribusi bagi peradaban dunia.

“Dari INSIMA untuk dunia, menghadirkan gagasan dan penelitian yang memberi manfaat bagi masyarakat global.”

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments