BerandaInformasi AkademikKegiatan AkademikKolaborasi INSIMA dan Curtin University Australia, Dampingi Nelayan dan UMKM Pesisir Pantai...

Kolaborasi INSIMA dan Curtin University Australia, Dampingi Nelayan dan UMKM Pesisir Pantai Sine Berbasis Ekonomi Syariah

TULUNGAGUNG – Upaya memperkuat kembali roda perekonomian masyarakat pesisir terus dilakukan Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri (INSIMA) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Ekonomi dan Bisnis Islam (FSEBI) INSIMA berkolaborasi dengan Dr. Asif dari Curtin University, Australia, dalam kegiatan pendampingan masyarakat pesisir di kawasan Wisata Pantai Sine, Tulungagung, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut menyasar nelayan tradisional dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pesisir. Pengabdian difokuskan pada upaya menggali potensi ekonomi wilayah sekaligus memetakan berbagai persoalan yang menyebabkan menurunnya peran dan pendapatan masyarakat nelayan.

Kolaborasi antara INSIMA dan Curtin University Australia ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kontribusi perguruan tinggi secara langsung bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori, tetapi juga mengedepankan dialog, observasi, pemetaan masalah, serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Ketua tim pelaksana sekaligus perwakilan dosen Program Studi Ekonomi Syariah FSEBI INSIMA, ‘Ainul Imronah, SE.Sy., M.E., menjelaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat pesisir membutuhkan perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Kami hadir di Pantai Sine bukan sekadar memberikan materi teori, melainkan untuk menggali informasi mendalam mengenai kendala yang dihadapi nelayan dan pelaku UMKM secara langsung. Kami mengidentifikasi masalah dari hulu ke hilir, mulai dari permodalan, proses produksi, hingga akses pasar yang selama ini dinilai menurun,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Asif dari Curtin University, Australia, turut berkontribusi dalam proses penggalian informasi dan penguatan perspektif akademik dalam melihat potensi serta tantangan ekonomi masyarakat pesisir.

Kehadiran mitra akademik internasional tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam kegiatan pengabdian sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas antara INSIMA dan perguruan tinggi mitra di tingkat internasional.

Setelah melakukan pemetaan berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat, tim pengabdian memberikan pendampingan secara interaktif. Materi yang diberikan diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, antara lain tata kelola keuangan keluarga nelayan berbasis prinsip syariah, diversifikasi produk hasil laut bagi UMKM, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Pendampingan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi bagian dari proses penguatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Pengelolaan keuangan yang lebih baik, pengembangan produk bernilai tambah, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital dinilai dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi saat ini, tetapi juga mendorong masyarakat untuk melihat potensi yang mereka miliki dan mengembangkannya menjadi sumber ekonomi yang lebih berkelanjutan,” lanjut ‘Ainul.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Nelayan dan pelaku UMKM aktif berdialog, menyampaikan pengalaman, serta mengungkapkan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Melalui kolaborasi akademisi dan masyarakat tersebut, INSIMA berkomitmen untuk terus memperluas peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Sinergi dengan Curtin University Australia juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus menghadirkan perspektif global dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, pendampingan diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga masyarakat pesisir Pantai Sine mampu mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan, serta membangun kemandirian ekonomi yang selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah.

Kolaborasi antara INSIMA, Curtin University Australia, dan masyarakat pesisir menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya hadir di ruang kelas, tetapi juga turun langsung menghadirkan solusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments