BerandaInformasi KampusLPM ADAKAN REVIEW RPS

LPM ADAKAN REVIEW RPS

MAJENANG – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang telah melaksanakan kegiatan review dan rekapitulasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Hasil review mengungkap variasi tingkat kepatuhan yang signifikan antar program studi dalam menyusun dan menyerahkan dokumen RPS.

Berdasarkan data rekapitulasi, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) mencatatkan kinerja terbaik dengan seluruh 19 RPS yang terkumpul masuk dalam kategori Lengkap (L), meskipun masih terdapat 12 RPS yang statusnya Belum Ada (BA).

Di sisi lain, beberapa program studi masih menghadapi tantangan serius. Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) mencatatkan sebagian besar RPS dalam kategori Belum Lengkap (BL) dan Belum Ada (BA), yang mengindikasikan perlunya peningkatan kedisiplinan dan kapasitas dosen.

Sementara itu, Prodi Ekonomi Syariah (ESY) menunjukkan capaian yang cukup baik dengan 8 dari 10 RPS telah dinyatakan lengkap. Namun, Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Hukum Keluarga Islam (HKI) masih berada pada tingkat pengumpulan yang rendah, dengan masing-masing hanya 5 RPS yang lengkap dari total 13 (MBS) dan 14 (HKI) RPS yang seharusnya diserahkan.

Temuan Kritis: Integrasi Riset dan Pengabdian Masih Minim

Selain masalah ketepatan pengumpulan, hasil review juga mengungkap temuan kritis lainnya. Hampir seluruh program studi dinilai belum optimal dalam mengintegrasikan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dosen ke dalam materi perkuliahan yang tercantum di RPS. Padahal, integrasi ini merupakan elemen kunci untuk memastikan pembelajaran yang mutakhir dan kontekstual.

Komitmen Perbaikan dari LPM

Menyikapi hasil review ini, Ketua LPM INSIMA, Sarno Hanipudin, M.Pd.I., menegaskan perlunya langkah-langkah perbaikan yang sistematis. “Temuan ini menunjukkan bahwa kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan kedisiplinan dan kompetensi dosen dalam menyusun RPS sesuai standar,” ujarnya.

Beberapa langkah strategis yang akan diambil antara lain:

  1. Penguatan Mekanisme Monitoring, dengan timeline yang lebih ketat.

  2. Pelatihan Penyusunan RPS yang berfokus pada integrasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.

  3. Peningkatan Komitmen dari setiap dosen dan pimpinan program studi untuk memastikan kualitas akademik sesuai standar penjaminan mutu internal.

Dengan langkah-langkah konkret ini, LPM berharap dapat mendorong pemenuhan dan kualitas RPS di semua program studi, sehingga dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi peningkatan mutu pembelajaran secara keseluruhan di INSIMA.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments