MAJENANG – Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) telah menyelenggarakan program akademik internasional bertajuk “Short Course Etika Budaya Jawa”. Program intensif ini merupakan sebuah dialog lintas budaya yang diikuti oleh tiga mahasiswa internasional dari Thailand.
Program ini diikuti oleh Anurak Apichai, Pimchanok Rattana, dan Yada Saran. Seluruh rangkaian kegiatan difasilitasi oleh dosen pengampu, Lastri Khasanah, M.Pd.. Para peserta dipandu untuk memahami secara mendalam kerangka filosofis dan nilai-nilai praktis etika Jawa , dengan fokus utama pada pilar etika Jawa, yaitu prinsip rukun (harmoni) dan hormat (respek).
Selama program berlangsung, terjalin diskusi yang menarik saat para mahasiswa Thailand menemukan adanya kesamaan antara nilai-nilai budaya Jawa dengan budaya Thai. Konsep rukun dan hormat dinilai memiliki kemiripan dengan konsep kreng jai dalam budaya Thai, yang sama-sama bertujuan menjaga keharmonisan sosial dan hubungan interpersonal. Hal ini mengubah proses belajar menjadi sebuah studi budaya komparatif yang mendalam bagi para peserta.
Keberhasilan program ini menjadi capaian penting bagi INSIMA. Inisiatif ini menunjukkan kapasitas institusi dalam mengemas warisan budaya yang kompleks ke dalam format kurikulum yang dapat diakses oleh audiens internasional. Selain itu, kegiatan ini berhasil menjadi wadah dialog lintas budaya yang otentik dan memperkuat ikatan budaya di antara negara-negara Asia Tenggara.














