BerandaInformasi KampusKegiatan MahasiswaMahasiswa INSIMA Implementasikan Ekoteologi Melalui "GRADASI" di Desa Mulyasari, Majenang

Mahasiswa INSIMA Implementasikan Ekoteologi Melalui “GRADASI” di Desa Mulyasari, Majenang

Majenang, 25 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Agama Islam KH Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA) di Desa Mulyasari sukses meluncurkan program unggulan mereka, “GRADASI” (Gerakan Sedekah Sampah Islam). Program ini bukan sekadar gerakan lingkungan biasa, melainkan sebuah upaya untuk mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi dalam pemberdayaan masyarakat. Acara peluncuran berlangsung di Mushola Nur Kholis pada Jumat malam (25/7), dengan melibatkan partisipasi aktif dari majelis pengajian Yasin dan Tahlil Malam Sabtu, kelompok Nidaul Khusna.

Program GRADASI bertujuan meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan jiwa sosial melalui sedekah. Kegiatan diawali dengan pembacaan Yasin dan Tahlil, dilanjutkan sosialisasi mengenai pentingnya memilah sampah. Tim KKN INSIMA menjelaskan dampak negatif sampah serta solusi praktisnya.

“Sampah bukan lagi masalah sepele, tapi tanggung jawab kita bersama,” tegas  Dimas Wijaya mahasiswa ekonomi syariah Sebagai ketua KKN desa mulyasari. “Melalui GRADASI, kami ingin mengajak ibu-ibu sekalian untuk melihat sampah sebagai berkah, yang jika dikelola dengan baik bisa membawa manfaat.” Pendekatan ini merupakan wujud nyata dari implementasi nilai-nilai ekoteologi, yakni memadukan kesadaran lingkungan dengan ajaran agama sebagai bentuk tanggung jawab keimanan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan kompak oleh seluruh anggota KKN Desa mulyasari.

Untuk memastikan keberlanjutan, dibentuklah struktur kepengurusan GRADASI dari kalangan ibu-ibu Nidaul Khusna. Sebagai puncak acara, seluruh peserta menerima kantong sampah khusus. Sampah yang telah dipilah akan dikumpulkan rutin setiap malam Sabtu, dan hasil penjualannya akan menjadi kas untuk kelompok Nidaul Khusna, yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial.

Ketua kelompok Nidaul Khusna menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat antusias. Selain membersihkan lingkungan, kami juga bisa beramal dan membantu kas rutinan. Semoga program ini bisa berjalan lancar dan menjadi contoh,” tuturnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Indri Muflikhatul Khoiriyah, M.Ag, menyatakan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa. “Kegiatan ini merupakan awalan dari realisasi kerja sama antara INSIMA dan Pemerintah Desa Mulyasari, Majenang,” ungkapnya.

Dukungan serupa datang dari Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam, Doddy Afandy Firdaus, M.Si. Beliau menekankan bahwa program ini adalah contoh konkret bagaimana nilai-nilai ekoteologi dapat diimplementasikan secara praktis. “Ini adalah wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana ajaran Islam tentang menjaga lingkungan (hifdzul bi’ah) diterjemahkan menjadi aksi pemberdayaan masyarakat yang nyata dan memberikan dampak langsung,” jelasnya.

Dengan program GRADASI, KKN INSIMA Desa Mulyasari berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat melalui pendekatan yang mengakar pada nilai-nilai keislaman dan kepedulian ekologis. (red/nida)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments