BerandaInformasi KampusKegiatan MahasiswaSehatkan Jasmani dan Rohani, KKN INSIMA Gelar Senam dan Ajarkan Makna ...

Sehatkan Jasmani dan Rohani, KKN INSIMA Gelar Senam dan Ajarkan Makna Asmaul Husna di Hari Anak

BANYUMAS – Dengan semangat membangun generasi yang sehat secara jasmani dan rohani, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) Cilacap menggelar acara inspiratif saat memperingati Hari Anak Nasional 2025. Bertempat di SD Negeri 1 Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, para mahasiswa mengajak ratusan siswa untuk senam sehat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi mendalami makna Asmaul Husna pada Rabu (23/7/2025) lalu.

Kegiatan ini terlaksana dengan baik berkat dukungan dan arahan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nadya Rizky Azizah, M.H. Beliau secara aktif memberikan bimbingan kepada mahasiswa agar program yang dijalankan tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki dampak edukatif yang mendalam. Acara dimulai dengan penuh energi di halaman sekolah. Dipandu oleh mahasiswa KKN, ratusan siswa dengan ceria mengikuti irama dan gerakan Senam Anak Indonesia Hebat. Tawa dan semangat mereka memecah keheningan pagi, menciptakan momen kebersamaan yang bertujuan untuk menanamkan pentingnya kesehatan fisik sejak dini.

Setelah energi fisik tercurahkan, suasana beralih menjadi lebih tenang dan khidmat. Mahasiswa KKN kemudian mengajak para siswa untuk bersama-sama melantunkan Asmaul Husna dan secara interaktif mempelajari makna di balik nama-nama indah Allah SWT.

Mohamad Kholis Mu’ajizin, salah seorang mahasiswa dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terlibat dalam KKN, menyatakan bahwa program ini merupakan penerapan langsung dari ilmu yang ia peroleh. “Apa yang kami lakukan, khususnya saat sesi Asmaul Husna, sangat selaras dengan teori-teori pendidikan karakter yang kami pelajari di perkuliahan PAI,” ungkapnya. “Ini adalah bukti bahwa teori tidak hanya berhenti di buku, tapi harus dipraktikkan dengan metode yang menyenangkan. Keberhasilan ini tentu berkat kerja keras dan kekompakan seluruh tim KKN yang solid.”

Menanggapi kegiatan ini, Frendi Fernando, M.Pd., salah seorang dosen Bimbingan Konseling Islam (BKI) di INSIMA, menjelaskan manfaat pendekatan tersebut. “Dalam perspektif Bimbingan Konseling Islam, kesehatan mental dan spiritual (rohani) sama pentingnya dengan kesehatan fisik (jasmani),” jelas Frendi. “Anak yang sehat secara fisik memiliki energi lebih baik, sementara pengenalan nilai luhur seperti Asmaul Husna akan membangun kecerdasan emosional dan spiritual mereka.”

Pendekatan holistik yang diusung oleh mahasiswa KKN INSIMA ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SDN 1 Cingebul mengapresiasi metode yang menggabungkan keceriaan fisik dengan kedalaman spiritual. “Ini adalah pendekatan yang luar biasa. Anak-anak tidak hanya gembira, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga,” tuturnya.

Kegiatan ini sukses membuktikan bahwa perayaan Hari Anak Nasional dapat menjadi momentum untuk membentuk generasi Indonesia yang tidak hanya sehat dan cerdas, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kuat.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments