CINGEBUL – Dalam rangka membangun guru yang berkualitas dan berdaya saing di era digital, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam K.H Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA) berkolaborasi dengan *SD Negeri 03 Cingebul menyelenggarakan seminar pendidikan bertajuk “Mengajar dengan Hati, Menginspirasi dengan Teknologi”. Seminar yang diadakan pada Senin, 25 Agustus 2025 ini dihadiri secara antusias oleh Kepala Sekolah dan para guru dari SDN 01 Cingebul hingga SDN 05 Cingebul.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan teknologi dalam dunia pendidikan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa, tanpa melupakan unsur humanis dan ketulusan dalam mengajar.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala SDN 03 Cingebul. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa KKN INSIMA dan kepala sekolah beserta guru yang telah memprakarsai kegiatan yang sangat bermanfaat ini.
“Kolaborasi seperti ini sangat kita butuhkan. Inisiatif dari adik-adik mahasiswa KKN untuk berbagi ilmu tentang teknologi pembelajaran merupakan angin segar yang dapat memotivasi kita semua untuk terus berinovasi, tentunya dengan tetap mengedepankan mengajar dari hati,” ujarnya.
Seminar menghadirkan *Ibu Sri Mulyani, S.Psi., M.Pd.I*, selaku Dosen INSIMA, sebagai narasumber utama. Acara dibagi menjadi tiga sesi utama:
1. Pemaparan Materi tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran.
2. Diskusi Interaktif mengenai tantangan dan peluang pembelajaran di era digital.
3. Praktik Langsung menggunakan aplikasi Bamboozle untuk membuat kuis dan permainan edukatif.

Suasana seminar terasa hidup dan partisipatif. Para guru terlihat sangat antusias, terutama saat sesi praktik langsung menggunakan *Aplikasi Bamboozle*. Mereka aktif berdiskusi, mencoba membuat soal-soal quiz, dan membayangkan penerapannya langsung di dalam kelas.
“Sangat bermanfaat! Selama ini kami sudah memiliki keinginan untuk menggunakan teknologi tapi sering terbentur cara. Dengan seminar seperti ini, kami jadi lebih percaya diri untuk membuat pembelajaran yang tidak membosankan dan penuh dengan ketulusan,” tutur salah satu guru peserta.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen KKN INSIMA untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan sharing knowledge, para mahasiswa berhasil menjadi jembatan antara ilmu yang mereka kuasai dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Kami berharap, semangat untuk terus belajar dan berinovasi ini dapat terus menyala di kalangan para guru. Kolaborasi antara ketulusan hati dan kemajuan teknologi adalah kunci untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkarakter,” tutup Dosen KKN INSIMA.
Seminar ditutup dengan foto bersama dan penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber sebagai bentuk terima kasih.














