Cilacap – Guna mendukung terciptanya kampus sehat dan membangun kesadaran akan pentingnya gizi seimbang di lingkungan akademik, salah satu dosen INSIMA, Bapak Galih Prayoga, M.Pd., telah mengikuti Lokakarya Pengelolaan Gizi. Lokakarya yang diselenggarakan oleh STIKes Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap Program Studi Kesehatan Masyarakat pada tanggal 7 Juli 2024 ini berfokus pada strategi pengelolaan gizi untuk komunitas, prinsip gizi seimbang, serta penanganan dan pencegahan masalah gizi.
Kegiatan ini tidak hanya membahas teori gizi secara mendalam, tetapi juga menekankan pada aspek praktis dan manajerial dalam mengelola program gizi untuk suatu komunitas, seperti lingkungan kampus. Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk mengembangkan program kesehatan, kampanye gizi seimbang bagi mahasiswa dan sivitas akademika, serta integrasi prinsip-prinsip gizi dalam pengelolaan kantin dan usaha makanan di kampus.
Partisipasi aktif Bapak Galih Prayoga, yang selama ini juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan pengabdian masyarakat, merupakan wujud nyata komitmen INSIMA untuk memperhatikan kesejahteraan holistik seluruh warga kampus, tidak hanya aspek akademik tetapi juga kesehatan fisik.
“Gizi yang baik adalah fondasi dari produktivitas dan kesehatan yang optimal, terutama di kalangan mahasiswa yang padat aktivitas. Melalui lokakarya ini, saya mendapatkan banyak insight mengenai bagaimana merancang intervensi dan sosialisasi gizi yang efektif di lingkungan kampus, mulai dari pengawasan kantin hingga edukasi gizi berbasis digital,” ujar Bapak Galih usai mengikuti acara.
Dengan adanya pengetahuan dan keterampilan baru yang diperoleh dari lokakarya ini, INSIMA berharap dapat segera mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk menciptakan lingkungan kampus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat dan berdaya tahan.














