Wanareja, Cilacap – Tim mahasiswa Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (IAI INSIMA) sukses menyelenggarakan kegiatan diseminasi hasil penelitian pada 24 Oktober 2024. Bertempat di Auditorium IAI KH. Sufyan Tsauri, acara ini memaparkan hasil dari proyek mereka yang berjudul “Pelatihan Pembentukan Koperasi bagi Pengurus dan Anggota P3A Tirta Harapan Tani Desa Palugon Kecamatan Wanareja”. Proyek ini didanai melalui hibah internal kampus.
Acara ini dihadiri oleh pengurus dan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Harapan Tani, serta dosen pengusul,
Masngudi. Proyek ini bermula dari tantangan yang dihadapi petani di Desa Palugon, seperti akses terbatas ke modal, pasar, dan teknologi, yang membuat mereka memiliki posisi tawar yang lemah. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan petani melalui pembentukan koperasi yang terorganisir dan berbadan hukum.
Capaian dan Manfaat Program
Dalam diseminasi ini, tim mahasiswa memaparkan keberhasilan program yang telah berlangsung. Pelatihan ini memandu peserta dalam memahami landasan koperasi, termasuk sejarah dan asas kekeluargaan yang membedakannya dari badan usaha lain. Selain itu, anggota P3A juga diajarkan strategi manajerial dan bisnis modern.
Beberapa capaian kunci yang dipresentasikan meliputi:
Legalitas dan Kelembagaan: Tim mendampingi anggota P3A dalam proses pendirian koperasi, mulai dari penyuluhan hingga simulasi Rapat Pembentukan Koperasi.
Literasi Finansial: Peserta dibekali pemahaman tentang pengelolaan keuangan, penanganan pinjaman, dan pengenalan akuntansi digital.
Strategi Bisnis: Pelatihan mencakup diversifikasi produk pertanian seperti kopi dan cabai, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran.
Menurut Masngudi, program ini berhasil membentuk “pra-koperasi” P3A Tirta Harapan Tani, yang menjadi luaran primer dari kegiatan ini. Dengan adanya pra-koperasi ini, anggota P3A kini memiliki modal sosial yang kuat untuk meningkatkan daya tawar kolektif, mempermudah akses ke modal seperti KUR, dan membuka peluang pasar baru.
Komitmen untuk Masa Depan Petani
Acara diseminasi ini tidak hanya menjadi wadah untuk memaparkan hasil, tetapi juga sebagai bukti nyata peran strategis perguruan tinggi dalam pembangunan ekonomi daerah. Dengan keberhasilan ini, IAI K.H. Sufyan Tsauri telah mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan praktis di lapangan. Diharapkan, pra-koperasi ini akan segera menjadi koperasi yang berbadan hukum yang mampu membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat petani di Desa Palugon.














