BerandaInformasi KampusWujud Kerja Sama INSIMA, Pemdes, dan Fatayat NU: Mahasiswa KKN Perkuat Manajemen...

Wujud Kerja Sama INSIMA, Pemdes, dan Fatayat NU: Mahasiswa KKN Perkuat Manajemen Bank Sampah

WRINGINHARJO
– Sebagai wujud nyata dari kerja sama strategis antara Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri (INSIMA), Pemerintah Desa Wringinharjo, dan Pimpinan Ranting Fatayat NU, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) INSIMA mengimplementasikan salah satu luaran program dengan melakukan pendampingan di Bank Sampah Fatayat NU. Dalam kegiatan yang digelar pada Minggu, 27 Juli 2025, mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah memberikan penguatan khusus dalam hal manajemen dan pembukuan keuangan.

Acara yang berlangsung di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Baitussalam, Wringinharjo, ini memperlihatkan sinergi yang erat antara ketiga pihak. Sementara pengurus Fatayat NU mengelola operasional bank sampah, mahasiswa KKN INSIMA, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa, fokus memberikan materi dan bantuan teknis kepada bagian administrasi.

Ketua Tim KKN INSIMA di Desa Wringinharjo, Kardi, menyatakan bahwa kelancaran program ini tidak lepas dari kerja sama tim yang solid. “Alhamdulillah, seluruh kegiatan pendampingan ini dapat kami laksanakan dengan kompak,” ujar Kardi. “Kami membagi tugas dengan jelas, sehingga proses transfer ilmu mengenai pembukuan kepada pengurus Bank Sampah bisa berjalan efektif. Kekompakan inilah yang menjadi kunci agar program kami benar-benar diterima dan bermanfaat.”

Fokus utama pendampingan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan bank sampah. Para mahasiswa membantu menerapkan sistem pembukuan yang lebih terstruktur, mulai dari pencatatan pemasukan dari penjualan sampah hingga pembuatan laporan keuangan sederhana yang akuntabel.

Dukungan penuh terhadap program ini juga datang dari pimpinan akademis. ‘Ainul Imronah, M.E., selaku dosen sekaligus Ketua Program Studi Ekonomi Syariah INSIMA, menyatakan dukungannya dengan memberikan arahan dan basis keilmuan kepada para mahasiswa.

“‘Kami sangat mendukung kegiatan ini karena merupakan implementasi langsung dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas ‘Ainul Imronah. “Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga harus peka dan mampu memberikan solusi praktis terhadap permasalahan ekonomi di tengah masyarakat.”

Para pengurus Bank Sampah Fatayat NU menyambut baik inisiatif ini dan berterima kasih atas dukungan dari pihak universitas dan pemerintah desa. Kegiatan ini menjadi bukti keberhasilan model kerja sama tripartit antara akademisi, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat dalam menciptakan program pemberdayaan yang mandiri dan berkelanjutan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments