
MAJENANG – Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang secara konsisten melakukan eskalasi mutu pendidikan dan kualitas luaran riset. Menjawantahkan komitmen tersebut, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) INSIMA sukses menyelenggarakan “Workshop & Pendampingan Peningkatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional” pada Rabu (30/09/2026). Bertempat di The Prime Hotel Majenang, forum akademik ini menggandeng jajaran pakar publikasi dan pengelola jurnal bereputasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta.
Agenda lokakarya ini merupakan tindak lanjut strategis dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara INSIMA dan UIN Raden Mas Said pada 29 April 2026 lalu di Surakarta. Sinergi berkelanjutan ini didesain secara spesifik untuk mematangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dosen INSIMA dalam memproduksi serta mengelola riset berstandar nasional. Langkah strategis ini senapas dan sejalan dengan INSIMA dengan visinya sebagai perguruan tinggi yang profesional, progresif, dan unggul dalam kajian studi Islam humanis. Lebih dari itu, kolaborasi ini sekaligus merepresentasikan komitmen institusi dalam mendukung arah kebijakan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Agama RI, yakni mewujudkan ekosistem riset yang kontributif, berintegritas, dan berdaya saing.
Dimensi kolaboratif dalam kegiatan ini semakin kuat dengan hadirnya perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cilacap. Kehadiran elemen pemerintah daerah ini menandai harmonisasi antara diskursus akademik di kampus dengan peta jalan pembangunan wilayah. Rektor INSIMA Majenang, Dr. H. Masngudi, M.E.I., yang membuka kegiatan secara resmi, menyambut hangat kedatangan delegasi UIN Raden Mas Said serta jajaran Pemda Cilacap.
Dalam pidatonya, Rektor menegaskan bahwa jurnal ilmiah adalah denyut nadi dan cerminan atmosfer intelektual sebuah perguruan tinggi. “Bagus tidaknya publikasi ilmiah turut menjadi tolok ukur signifikansi sebuah institusi. Melalui pendampingan ini, kami menargetkan jurnal-jurnal di lingkungan INSIMA dapat terus berprogres dan terakreditasi, minimal mencapai SINTA 4, demi meningkatkan mutu sivitas akademika secara berkelanjutan,” papar Dr. H. Masngudi.
Merespons optimisme tersebut, Dr. Arif Nugroho, M.Pd., selaku Managing Editor Shirkah: Journal of Economics and Business (SINTA 1) UIN Raden Mas Said, memproyeksikan kemitraan ini sebagai wujud nyata dari pengabdian masyarakat lintas institusi. Menurutnya, kerja sama mendalam ini merupakan ikhtiar konkret dalam membumikan jargon Kemenag Berdampak, di mana perguruan tinggi senantiasa bahu-membahu mendampingi dan mengangkat mutu publikasi PTKIS menuju standar nasional.
Pendalaman substansi manajerial dan kualitas artikel kemudian dikupas tuntas oleh Dr. Anang Makruf, M.Pd., dan Dr. Heldy Ramadhan Putra, M.Pd., selaku Editor in Chief Journal of Educational Management and Instruction (SINTA 2). Dalam sesi diskursif tersebut, Dr. Heldy memberikan provokasi intelektual dengan menantang para pengelola jurnal INSIMA untuk merancang standar mutu yang lebih progresif. Alih-alih hanya berpuas pada target SINTA 4, ia memotivasi tim INSIMA agar berani membidik akreditasi SINTA 2 melalui pengetatan seleksi naskah secara manajerial dan peningkatan kedalaman argumentasi (state of the art) dalam setiap publikasi penelitian.
Melalui lokakarya komprehensif ini, INSIMA Majenang semakin memantapkan fondasi tata kelola jurnalnya agar kelak mampu menjadi corong utama dalam menghilirkan pengetahuan dan riset yang bermanfaat bagi peradaban masyarakat secara luas.
