Cilacap, 20 September – Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan seminar dan pelatihan tentang perawatan dan olahan pakan ternak alternatif. Kegiatan ini bertempat di Auditorium INSIMA pada tanggal 19 September 2024 dan dihadiri oleh para anggota Perkumpulan Peternak Kambing dari Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.
Acara ini dipimpin oleh dosen INSIMA, Roqi Yasin, dan didasari oleh masalah utama yang dihadapi oleh peternak di Desa Surusunda: kurangnya pengetahuan tentang pakan bernutrisi yang menyebabkan rendahnya produktivitas ternak dan pendapatan yang tidak optimal. Pakan tradisional, seperti rumput lapangan, sering kali tidak memiliki nutrisi yang memadai untuk pertumbuhan kambing yang cepat.
Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara mengolah limbah pertanian dan perkebunan—seperti gedebog pisang, jerami padi, dan dedak—menjadi pakan ternak yang bernilai tinggi. Materi yang disampaikan mencakup dua metode utama:
Pakan Konsentrat: Dibuat dari campuran dedak padi, jagung giling, bungkil kedelai, bungkil kelapa, kalsium, dan garam. Pakan ini dapat mempercepat pertumbuhan ternak secara signifikan.
Pakan Fermentasi: Menggunakan gedebog pisang yang melimpah di Desa Surusunda. Melalui proses fermentasi, gedebog pisang diubah menjadi pakan yang lebih mudah dicerna dan kaya nutrisi.
Program ini merupakan bagian dari upaya INSIMA untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan memberikan dampak sosial ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Dengan memanfaatkan limbah pertanian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak, tetapi juga menciptakan model ekonomi sirkular yang mengubah limbah menjadi sumber daya ekonomi yang berharga.
Diharapkan, dengan pengetahuan dan keterampilan baru ini, para peternak di Desa Surusunda dapat meningkatkan efisiensi biaya pakan, memastikan ketersediaannya sepanjang tahun, dan pada akhirnya, meningkatkan produktivitas serta pendapatan mereka secara signifikan.














