TULUNGAGUNG — Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FSEBI) INSIMA, ‘Ainul Imronah, S.E.Sy., M.E. memberikan kuliah tamu atau visiting lecture kepada mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan akademis ini berlangsung secara luring di Ruang 407, Gedung Prajna, UIN Tulungagung.
Kuliah tamu ini mengangkat topik penting mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya menyoroti kondisi usaha yang belum memiliki sertifikat halal serta kewajiban mutlak untuk segera tersertifikasi halal demi meningkatkan daya saing di pasar global.
Urgensi Sertifikasi Halal bagi UMKM
Dalam pemaparannya, ‘Ainul menjelaskan bahwa sebagian besar UMKM di Indonesia saat ini masih banyak yang belum mengantongi sertifikat halal pada produknya. Padahal, kepemilikan sertifikat halal bukan lagi sekadar pilihan pelengkap, melainkan sebuah keharusan regulasi dan strategi bisnis yang krusial.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam visiting lecture tersebut meliputi:
1. Kendala UMKM. Minimnya pemahaman prosedur, keterbatasan biaya, dan anggapan bahwa proses pengurusan rumit menjadi alasan utama pelaku UMKM belum mendaftarkan produknya.
2. Kewajiban Regulasi. Regulasi pemerintah menuntut produk yang beredar di masyarakat wajib memiliki jaminan kehalalan guna memberikan perlindungan maksimal bagi konsumen Muslim.
3. Nilai Tambah Ekonomi. Produk UMKM yang telah tersertifikasi halal terbukti memiliki jangkauan pasar yang jauh lebih luas, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta menembus pasar ritel modern hingga ekspor.
Antusiasme Mahasiswa UIN Tulungagung
Acara yang digelar di Gedung Prajna Ruang 407 ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai Program Studi dengan penuh antusias. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan interaktif, di mana para mahasiswa aktif menanyakan strategi pendampingan riil yang bisa dilakukan oleh akademisi muda dan praktisi ekonomi syariah dalam membantu para pelaku UMKM mengurus sertifikasi halal gratis (Sehati) yang disediakan pemerintah.
Melalui kegiatan visiting lecture ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antara FSEBI INSIMA dan UIN Tulungagung semakin erat, serta mampu melahirkan akademisi dan ekonom syariah yang peduli terhadap pemberdayaan dan pengembangan halal value chain di sektor UMKM Indonesia.













