BerandaInformasi KampusDosen INSIMA Paparkan Hasil Penelitian Litapdimas 2025

Dosen INSIMA Paparkan Hasil Penelitian Litapdimas 2025

Majenang — Dosen Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri Majenang (Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri Majenang / INSIMA) berpartisipasi aktif dalam Seminar Hasil Penelitian Litapdimas Tahun 2025yang diselenggarakan oleh UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto secara daring pada 11–17 November 2025.

Dalam kegiatan tersebut, dosen INSIMA Kartika Wanojaleni, M.Ag. mempresentasikan hasil penelitian kolaboratif berjudul:

“Pengembangan Model Proyek Penguatan Moderasi Beragama Berbasis Digital Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin pada Kurikulum Merdeka Madrasah Aliyah.”

Penelitian ini merupakan bagian dari Klaster Penelitian Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi Litapdimas 2025, yang disusun oleh tim peneliti:

  1. Dr. Abu Dharin, M.Pd.
  2. Kartika Wanojaleni, M.Ag. (Dosen INSIMA)
  3. Khairul Anam, S.Pd.I.
  4. Awalia Puspita

Dalam pemaparannya, Kartika Wanojaleni, M.Ag. menyampaikan bahwa pengembangan model ini dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan Islam di era digital.

“Penelitian ini kami rancang sebagai ikhtiar akademik untuk menghadirkan model pembelajaran berbasis proyek yang tidak hanya adaptif secara digital, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan kasih sayang sebagaimana Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin dalam Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemanfaatan Learning Management System (LMS) e-Class diharapkan dapat menjadi alternatif solusi praktis bagi madrasah dalam mengintegrasikan nilai moderasi beragama secara kontekstual dan berkelanjutan.

Seminar hasil penelitian ini menghadirkan reviewer nasional, salah satunya Prof. Sibawahi, yang memberikan apresiasi terhadap kebaruan model, ketepatan metodologi penelitian, serta relevansi hasil penelitian dengan kebutuhan penguatan karakter peserta didik Madrasah Aliyah. Reviewer juga memberikan sejumlah masukan konstruktif guna penyempurnaan luaran penelitian agar dapat diimplementasikan secara lebih luas.

Reviewer Seminar Hasil Penelitian Litapdimas 2025, Sibawahi, memberikan apresiasi terhadap kualitas dan relevansi penelitian yang dipresentasikan oleh tim peneliti, termasuk dosen INSIMA.

“Penelitian ini memiliki nilai kebaruan yang kuat, terutama pada pengembangan model proyek penguatan moderasi beragama berbasis digital. Model yang dikembangkan tidak hanya relevan dengan Kurikulum Merdeka, tetapi juga kontekstual dengan kebutuhan Madrasah Aliyah dalam membentuk Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin di era digital,” ungkapnya.

Lebih lanjut, reviewer menilai bahwa desain model, metodologi penelitian, serta luaran berupa Learning Management System (LMS) e-Class memiliki potensi besar untuk direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di berbagai satuan pendidikan madrasah.

“Dengan penyempurnaan pada aspek implementasi dan diseminasi, model ini sangat layak dijadikan rujukan bagi madrasah dan perguruan tinggi dalam penguatan moderasi beragama yang berkelanjutan,” tambahnya.

Partisipasi dosen INSIMA dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mengokohkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian.

Melalui Seminar Hasil Penelitian Litapdimas 2025 ini, INSIMA terus mendorong dosen untuk menghasilkan karya ilmiah yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan Islam moderat dan berkemajuan.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments