Majenang – Fakultas Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (FSEBI) Institut Agama Islam KH. Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu bertema “Meningkatkan Daya Saing Lulusan dan Transformasi Koperasi Tradisional Menuju Koperasi Modern” pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Alfina Nur Fitriyani, S.E., Business Assistant Kementerian Koperasi Republik Indonesia, sebagai narasumber utama.
Kuliah tamu ini menjadi bagian dari upaya INSIMA menghadirkan pembelajaran berbasis praktik (link and match) dengan dunia kerja. Melalui kehadiran praktisi dari Kementerian Koperasi, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai arah kebijakan pemerintah, perkembangan koperasi modern, serta peluang karier bagi generasi muda dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Dalam pemaparannya, Alfina Nur Fitriyani menegaskan bahwa koperasi kini tengah bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang profesional, adaptif, dan berbasis teknologi. Menurutnya, transformasi tersebut membutuhkan keterlibatan generasi muda yang memiliki kompetensi digital, kemampuan manajerial, serta jiwa kewirausahaan.
“Koperasi bukan lagi sekadar entitas usaha masa lalu, melainkan pilar ekonomi masa depan yang membutuhkan sentuhan inovasi anak-anak muda. Kami menantang para lulusan baru untuk menjadi motor penggerak transformasi ini, baik sebagai pendamping bisnis, penggerak koperasi, maupun wirausahawan muda,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan berbagai program strategis Kementerian Koperasi, mulai dari digitalisasi koperasi, penguatan tata kelola organisasi, penyediaan akses pembiayaan, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui Corporate University. Mahasiswa didorong untuk membekali diri dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, seperti literasi digital, analisis data, kepemimpinan, komunikasi, dan inovasi bisnis.
Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam INSIMA, ‘Ainul Imronah, M.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja.
“Kuliah tamu ini merupakan bagian dari komitmen FSEBI INSIMA untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan kebijakan pemerintah. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melihat peluang karier serta berkontribusi dalam pengembangan koperasi modern di Indonesia,”ujarnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Berbagai pertanyaan disampaikan mengenai tantangan digitalisasi koperasi, peluang menjadi pendamping koperasi, strategi membangun usaha berbasis ekonomi kerakyatan, hingga prospek karier di lingkungan Kementerian Koperasi.
Melalui kegiatan ini, FSEBI INSIMA berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja sekaligus terdorong menjadi agen perubahan dalam pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya siap menjadi job seeker, tetapi juga job creatoryang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.















