MAJENANG – Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri Majenang (INSIMA) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola organisasi kemahasiswaan yang transparan dan akuntabel. Melalui rangkaian agenda maraton Workshop Tata Kelola Organisasi dan Kongres Mahasiswa yang digelar pada 24-25 Desember 2025, mahasiswa INSIMA merumuskan fondasi baru bagi pergerakan kampus.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Organisasi Mahasiswa yang Inklusif, Kolaboratif, dan Transparan” ini dihadiri oleh 62 delegasi yang terdiri dari perwakilan SEMA, DEMA, HIMPRO, UKM, dan UKKM, serta dihadiri langsung oleh jajaran rektorat.
Langkah strategis dimulai sejak pra-kongres melalui workshop yang membedah secara mendalam draf Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis-Garis Besar Haluan Kerja (GBHK). Hal ini dilakukan untuk meminimalisir ambiguitas aturan dan memastikan organisasi berjalan selaras dengan visi kampus sebagai pusat studi Islam yang moderat dan progresif.
Puncak agenda pada Kongres 2025 menghasilkan beberapa keputusan krusial, antara lain:
Pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ): Forum menerima LPJ dari pengurus lama SEMA, DEMA, dan UKM Olahraga, serta menetapkan sanksi administratif berupa pengurangan dana operasional 50% bagi UKM Rodda akibat ketidakhadiran dan kelalaian pelaporan. Keputusan ini menegaskan standar integritas tinggi yang diterapkan di lingkungan INSIMA.
Pembaruan Konstitusi: Disahkannya revisi pasal-pasal dalam AD/ART dan GBHK melalui mekanisme musyawarah mufakat yang dinamis.
Pembentukan KPUM: Terpilihnya lima anggota inti Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) yang akan mengawal regenerasi kepemimpinan mahasiswa, yakni Hasilan, Dina Fitri A.Z, Aisyah Anggiana P, Annisa Yulia N, dan Ahmad Muzaki .
Wakil Rektor I, Frendi Fernando, MA., dan Wakil Rektor III, Aniroh, M.S.I, turut hadir memberikan arahan, menekankan pentingnya sinergi antara integritas budaya akademik dan partisipasi aktif mahasiswa. Dengan disahkannya perangkat hukum dan pelaksana pemilu ini, INSIMA optimis melahirkan kepemimpinan mahasiswa yang amanah dan adaptif terhadap tantangan zaman.














