BerandaHeadlineKawal Suara Mahasiswa: KPUM INSIMA 2026 Resmi Dilantik

Kawal Suara Mahasiswa: KPUM INSIMA 2026 Resmi Dilantik

MAJENANG — Aura khidmat menyelimuti salah satu ruang pertemuan di Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang pada Jumat, 17 April 2026. Di tengah deru semangat kemahasiswaan, sebuah babak baru dalam sejarah demokrasi kampus resmi dimulai melalui prosesi pelantikan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) INSIMA untuk masa bakti 2026. Momentum ini bukan sekadar seremoni formalitas birokrasi, melainkan sebuah penegasan komitmen kolektif untuk merawat kedaulatan mahasiswa.

Sebagai rahim bagi lahirnya pemimpin masa depan yang mengusung nilai Islam Humanis, INSIMA menaruh harapan besar pada pundak para penyelenggara pemilu yang baru saja mengikrarkan sumpah jabatannya.Wajah Baru Penjaga Gawang DemokrasiBerdasarkan mandat hasil Kongres Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) INSIMA, terpilihlah lima punggawa terbaik yang dipercaya menahkodai jalannya Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMILWA). Mereka adalah: Ahmad Muzaki Hasilan Annisa Yulia Ningsih Dina Fitri Aryanti Zahra Aisyah Anggiana Putri Kelima mahasiswa ini memikul tanggung jawab besar untuk menjaga netralitas dan integritas di tengah dinamika kontestasi kampus yang kian progresif. Prosesi pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Aniroh, M.S.I., menjadi pengingat bahwa tugas mereka melampaui batas administratif; ini adalah amanah moral untuk menjaga kepercayaan ribuan mahasiswa INSIMA.

Dalam sambutannya yang menggugah, Bu Wakil Rektor III Bidang Kemahaiswaan, Aniroh M.S.I. menekankan bahwa kualitas demokrasi sebuah institusi tercermin dari profesionalitas penyelenggaranya. Beliau mengingatkan bahwa KPUM adalah panggung bagi praktik nilai-nilai kejujuran dan keadilan.”Tugas ini bukan hanya administratif, tetapi juga moral, karena menyangkut kepercayaan seluruh mahasiswa. KPUM yang berintegritas harus mampu menjamin pelaksanaan Pemilwa yang jujur, adil, dan bermartabat,” tegas Aniroh di hadapan para pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Lebih dari sekadar memungut suara, KPUM memiliki peran strategis dalam menapis calon-calon pemimpin yang tidak hanya mumpuni secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang selaras dengan visi INSIMA: Profesional, Progresif, dan Unggul. Dari Sosialisasi Menuju PartisipasiMenyadari bahwa demokrasi akan mati tanpa partisipasi, kegiatan pelantikan ini langsung dirangkai dengan sesi sosialisasi PEMILWA. KPUM berupaya membedah mekanisme dan tahapan pemilihan agar tidak ada lagi celah bagi sikap apatis di kalangan mahasiswa. Langkah ini adalah upaya sistematis untuk membangun budaya demokrasi yang sehat dan beretika. Targetnya jelas: menghadirkan iklim pemilihan yang transparan dan akuntabel, di mana setiap suara dihargai sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan kampus.

Usai penandatanganan berita acara pelantikan, tugas berat segera menanti. Mulai dari penyusunan regulasi yang inklusif, verifikasi calon yang ketat, hingga mengawal kampanye yang edukatif menjadi menu harian para anggota KPUM dalam beberapa waktu ke depan.Melalui momentum ini, INSIMA kembali membuktikan diri sebagai institusi yang konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang rahmatan lil ‘alamin dalam praktik kehidupan berorganisasi. Kita menanti, dari tangan dingin KPUM 2026, lahir pemimpin-pemimpin mahasiswa yang siap membawa INSIMA terbang lebih tinggi dalam bingkai kemanusiaan.

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments