Lewati ke konten

Aksi Ekologis UKKM Pramuka INSIMA Nyalakan Spirit Pengabdian

Beranda / Informasi
MAJENANG— Manifestasi Tridarma Perguruan Tinggi bukan sekadar diskursus yang terkurung di dalam ruang kelas atau podium seminar. Nilai keilmuan dan etika humanis justru menemukan ujian sejatinya ketika diartikulasikan ke tengah masyarakat. Spirit itulah yang ditunjukkan oleh Unit Kegiatan Komprehensif Mahasiswa (UKKM) Pramuka Institut Agama Islam K.H. Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang saat terjun langsung dalam aksi lingkungan bertajuk Resah Resik Present Fun Resik Vol. 4 di kawasan Sungai Cijalu, Majenang, Minggu (4/10/2026).
Berpusat di sekitar Jembatan Cijalu 2 sejak pukul 13.30 WIB, puluhan mahasiswa berseragam hitam dan baret kebanggaan membaur dengan bantaran sungai. Mereka memungut, menyortir, dan mengangkut karung-karung residu sampah yang selama ini mengotori salah satu urat nadi ekologis masyarakat Majenang tersebut. Aksi clean up ini menegaskan peran mahasiswa INSIMA tidak hanya sebagai akademisi pembelajar, melainkan agen sosial yang memiliki kepekaan ekologis mendalam.
Sungai Cijalu memiliki memori historis dan signifikansi kultural yang lekat bagi warga Majenang. Namun, arus modernisasi kerap menyisakan persoalan limbah domestik yang merusak ekosistem bantaran sungai. Bagi sivitas akademika INSIMA, aksi lingkungan ini adalah wujud nyata pilar pengabdian masyarakat yang berorientasi pada nilai Islam rahmatan lil ‘alamin—menjaga keseimbangan alam dan kemanusiaan.
Keterlibatan UKKM Pramuka membuktikan komitmen institusi dalam mendidik generasi muda yang progresif, peduli, dan bertanggung jawab terhadap ruang hidup bersama. Menjaga alam bukan sekadar kerja fisik musiman, melainkan tanggung jawab etik yang melekat pada integritas intelektual mahasiswa muslim. Kesadaran ekologis tidak dapat dibangun melalui gerakan yang terisolasi. Oleh karena itu, aksi ini dijalankan lewat jejaring kolaborasi bersama berbagai elemen pemuda di Majenang, di antaranya komunitas Resah Resik, Cijalu Fest, Saka Bhayangkara, hingga Duta Genre Majenang.
Sinergi lintas komunitas ini mencerminkan semangat keterbukaan INSIMA dalam merajut kemitraan strategis di ranah akar rumput. Mahasiswa hadir menyatu dengan denyut persoalan warga, membuktikan bahwa kampus berbasis pesantren ini senantiasa responsif terhadap isu-isu keberlanjutan lingkungan lokal.
Langkah UKKM Pramuka INSIMA di Sungai Cijalu menjadi prolog dari rangkaian agenda pengabdian berikutnya. Dalam waktu dekat, racana ini tengah mematangkan persiapan kemah bakti PATRAS INSIMA pada 17–18 Oktober 2026 di Lapangan Desa Bener, Majenang, dengan spirit “Lahirkan Energi, Nyalakan Tekad, Eratkan Rasa”. Lewat langkah-langkah nyata ini, INSIMA terus mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, profesional, dan humanis—mulai dari ruang kuliah hingga ke tepian sungai.