BerandaKabarTugas Terakhir Julia di Usia Yang Cukup Belia

Tugas Terakhir Julia di Usia Yang Cukup Belia

MAJENANG (14/11) – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Awan duka menyelimuti langit akademik Institut Agama Islam Sufyan Tsauri (INSIMA) Majenang. Jumat ini, keluarga besar kampus melepas kepergian Julia Lestari (20), mahasiswi Prodi Ekonomi Syariah yang menjadi korban meninggal dalam tragedi longsor Cibeunying. Kepergian Julia bukan sekadar angka statistik bencana, melainkan hilangnya satu tunas harapan yang dikenal tekun dan berdedikasi.

Julia adalah potret mahasiswa pejuang. Hanya selang sehari sebelum bencana merenggut nyawanya, ia sempat menunaikan kewajiban akademiknya dengan mengirimkan tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Statistik. Malam itu, ia sedang belajar bersama adiknya, Maya Dwi Safitri (15), ditemani buku-buku kuliah ekonomi syariah, analisis keuangan, dan sebuah buku berjudul ‘Inspirasi dari Rumah Cahaya’. Buku-buku yang kini tertutup debu reruntuhan itu menjadi saksi bisu detik-detik terakhir semangat belajarnya sebelum berpulang ke haribaan-Nya.

Di balik reruntuhan bangunan, tersimpan kisah kepahlawanan yang menyayat hati. Berdasarkan keterangan saksi dan proses evakuasi, naas yang menimpa Julia dan Maya terjadi bukan karena mereka lari menyelamatkan diri sendiri. Keduanya ditemukan tertimpa reruntuhan bangunan justru demi berupaya menyelamatkan kakek mereka tercinta, Mbah Rislam. Posisi ditemukannya jenazah mengisyaratkan bakti luar biasa seorang cucu yang berusaha melindungi keluarganya hingga napas terakhir, mengantarkan mereka berpulang dalam keadaan husnul khotimah, insyaAllah.

Kami segenap keluarga besar INSIMA mendoakan semoga amal ibadahnya diterima dan ia ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepergian Julia menjadi pemantik semangat solidaritas yang nyata bagi rekan-rekannya. Duka ini tidak membuat kami diam; justru menjadi panggilan untuk bergerak. Pasca prosesi pemakaman dan sholat jenazah, mahasiswa dan alumni INSIMA kini mulai terkonsolidasi untuk mendirikan Posko Bantuan dan terjun langsung membantu warga terdampak lainnya. Semangat Julia untuk belajar dan berbakti kini mengalir dalam nadi para relawan INSIMA yang siap mengabdi untuk Cibeunying.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments